Logo Bloomberg Technoz

APBN Januari 2026: Defisit Anggaran Rp54,6 Triliun, 0,21% PDB

Mis Fransiska Dewi
23 February 2026 11:48

Konferensi Pers APBNKITA (YouTube Kementerian Keuangan RI)
Konferensi Pers APBNKITA (YouTube Kementerian Keuangan RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menggelar konferensi pers untuk menyampaikan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada Januari 2026. 

Dalam paparannya diketahui, pemerintah mengalami defisit APBN sebesar Rp54,6 triliun sampai 31 Januari 2026 atau 0,21% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka defisit ini lebih besar dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu, yakni Rp23 triliun atau 0,09% terhadap PDB.

Seperti diketahui, pada 2026, pemerintah menargetkan batas atas defisit APBN sebesar 2,68% terhadap PDB.


Berdasarkan porsinya, angka defisit tercatat 7,9% terhadap target pemerintah yang sebesar Rp689,1 triliun. Sedangkan menurut nilainya, defisit kali ini melonjak 137,4% dibanding realisasi defisit pada periode yang sebelumnya. 

“Terkait defisit APBN, angka ini masih sangat terkendali dan masih berada dalam desain koridor APBN 2026,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta, Senin (23/2/2026).