Logo Bloomberg Technoz

Kala IHSG Merah, Investor Asing Diam-diam Borong Saham BMRI

Muhammad Julian Fadli
25 February 2026 08:00

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 24 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di zona merah dengan pelemahan 1,37% hingga menyentuh posisi 8.280.

Berseberangan jauh dengan merahnya IHSG, investor asing justru melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp1,38 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, pada pasar reguler investor asing net buy Rp621,89 miliar.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp577,84 miliar. Seiringan dengan tren pembelian, saham BMRI menguat 1,9% menuju posisi Rp5.375/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing sepanjang perdagangan Selasa (24/2/2026):

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp577,84 miliar
  2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp212,79 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp142,96 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp114,6 miliar
  5. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp88,87 miliar
  6. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp86,13 miliar
  7. PT Timah Tbk (TINS) Rp80,58 miliar
  8. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp67,5 miliar
  9. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp47,65 miliar
  10. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp43,62 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang deras terhadap saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mencapai Rp141,19 miliar. Imbas tekanan jual, saham IMPC ambles 8,16% hingga berada di posisi Rp2.250/saham.