Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Getol Borong 10 Saham Ini, Termasuk BBRI dan BMRI

Muhammad Julian Fadli
24 February 2026 08:17

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 23 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di zona hijau dengan penguatan 1,5% mencapai di posisi 8.396. Diam–diam investor asing getol borong saham.

Jadi pemicu tren bullish IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp1,14 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, pada pasar reguler investor asing net buy Rp1,1 triliun.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp393,51 miliar. Terdorong geliat pembelian, saham BBRI menguat 1,56% di posisi Rp3.900/saham.

Penutupan Saham BBRI pada Senin 23 Februari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing sepanjang perdagangan Senin (23/2/2026):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp393,51 miliar
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp327,99 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp133,58 miliar
  4. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp115,85 miliar
  5. PT Timah Tbk (TINS) Rp100,35 miliar
  6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp69,66 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) Rp62,34 miliar
  8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp55,8 miliar
  9. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp47,11 miliar
  10. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp43,84 miliar

Sementara, investor asing net sell deras terhadap saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mencapai Rp119,74 miliar. Berseberangan jauh dengan manuver jual, saham IMPC justru menguat 2,51% hingga berada di posisi Rp2.450/saham.

Penutupan Saham IMPC pada Senin 23 Februari 2026 (Sumber: Bloomberg)