Logo Bloomberg Technoz

Hacker Lazarus Bidik Organisasi Kesehatan AS Pakai Ransomware Ini

Farid Nurhakim
25 February 2026 10:25

Ilustrasi peretasan di dunia digital, marak terjadi hingga platform aset kripto jadi korban. (Bloomberg)
Ilustrasi peretasan di dunia digital, marak terjadi hingga platform aset kripto jadi korban. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kelompok peretas (hacker) yang terafiliasi dengan Korea Utara, Lazarus, menargetkan organisasi layanan kesehatan Amerika Serikat (AS).

Lazarus bermaksud memeras dengan memakai ransomware — software berbahaya yang digunakan penjahat siber untuk memblokir akses, menghancurkan, atau menerbitkan data penting korban kecuali uang tebusan dibayarkan—Medusa.

Menurut para peneliti dari perusahaan keamanan siber Symantec, perangkat yang digunakan dalam serangan ini memperlihatkan sejumlah keterkaitan dengan kelompok hacker lain asal Korut, Diamond Sleet, yang biasanya mengincar industri media, pertahanan, dan teknologi informasi (IT).


Berdasarkan sebuah laporan kemarin, Selasa (24/2/2026) perusahaan pembuat antivirus tersebut memperkirakan kelompok di bawah Lazarus, Andariel atau Stonefly, kemungkinan kini memakai Medusa dalam serangan siber dengan motivasi finansial yang menargetkan penyedia layanan kesehatan AS. Para peneliti Symantec menyebut tak ada sektor terlarang bagi peretas Korut, yang terus terlibat dalam kejahatan siber untuk memperoleh keuntungan soal uang.

“Meskipun beberapa kelompok kejahatan siber mengklaim menghindari target organisasi layanan kesehatan karena kerusakan reputasi yang mungkin ditimbulkannya, Lazarus tampaknya sama sekali tidak terkekang,” kata para peneliti Symantec, dinukil Bleeping Computer, Rabu (25/2/2026).