Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Akui Defisit APBN Melebar Akibat Kejar Target Ekonomi

Sultan Ibnu Affan
09 January 2026 15:06

Menko Perekonomian Airlangga saat acara Ecoverse 2025 dan Peluncuran Bloomberg Businessweek Indonesia di Jakarta, (20/11/25). (Bloomberg Technoz/Ibnu)
Menko Perekonomian Airlangga saat acara Ecoverse 2025 dan Peluncuran Bloomberg Businessweek Indonesia di Jakarta, (20/11/25). (Bloomberg Technoz/Ibnu)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengakui pelebaran defisit anggaran pendapatan dan belanja pemerintah (APBN) sepanjang 2025 lalu merupakan imbas dari ambisi target menuju pertumbuhan ekonomi 5,2%.

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto mengatakan, melebarnya defisit yang menyentuh hingga 2,92% terhadap produk domestik bruto (PDB) --meleset dari target APBN yang dipatok sebesar 2,78%-- masih berada di batas aman.

"Tentu kita melihat penerimaan kita [hanya] mendekati 91,7% [dari target APBN]. Jadi itu wajar saja, yang paling penting kita kejar pertumbuhan," ujar Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (9/1/2025).


Jika target pertumbuhan ekonomi mampu tercapai, Airlangga berharap hal tersebut mampu mengarahkan ke penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Dia juga memastikan melebarnya angka defisit tersebut tak serta-merta akan mengganggu sentimen iklim investasi terhadap investor, yang utamanya menjadi pemegang surat utang pemerintah.