Ambisi Trump Kuasai Greenland, AS Jajaki Opsi Bisnis
News
08 January 2026 14:50

Joe Deaux - Bloomberg News
Bloomberg, Para pejabat Amerika Serikat (AS) tengah berpacu menyusun berbagai opsi, mulai dari kesepakatan bisnis hingga cara lain untuk mempererat hubungan dengan Greenland. Langkah ini diambil setelah Presiden Donald Trump kembali melontarkan tuntutan mendadak untuk mengambil alih pulau tersebut, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak di Washington.
Trump telah lama menginginkan wilayah tersebut dengan alasan keamanan nasional. Namun, setelah sempat terjadi serangkaian langkah intensif awal tahun lalu—termasuk kunjungan wakil presiden AS ke Greenland—upaya yang sebelumnya dianggap mendesak untuk mewujudkan visi presiden tersebut perlahan tersingkir dari prioritas, ujar sumber-sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas isu yang belum bersifat publik.
Situasi berubah setelah Trump melontarkan serangkaian pernyataan publik secara tiba-tiba terkait pengambilalihan Greenland dalam beberapa hari setelah operasi AS menangkap mantan orang kuat Venezuela, Nicolas Maduro, pada 3 Januari. Pada Selasa, Gedung Putih menyatakan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer, sementara para pemimpin Eropa mengeluarkan peringatan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencegah Washington mencoba merebut wilayah milik sekutu NATO.
Untuk saat ini, para pejabat AS memusatkan perhatian pada potensi kesepakatan bisnis guna memperluas jejak AS di pulau tersebut, menurut sumber yang dekat dengan proses tersebut. Opsi yang dipertimbangkan mencakup proyek pertambangan mineral tanah jarang, pembangkit listrik tenaga air, serta usaha lainnya. Namun, proyek-proyek tersebut dinilai belum cukup matang untuk memenuhi keinginan Trump akan hasil besar dalam waktu singkat, kata para sumber.
































