“Dari sisi flow, selain berlanjut di komoditas nikel dan emas, minat pasar mulai masuk ke tema Waste to Energy (WTE) seiring rencana pemerintah membangun 34 proyek WTE pada 2026,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TOBA, ANTM, dan PPRI.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas memaparkan secara teknikal, histogram positif MACD berlanjut menguat. Momentum beli mulai melemah dan Stochastic RSI di area overbought.
Sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya aksi profit taking, terutama jika ketegangan geopolitik global kembali memanas.
“IHSG diperkirakan bergerak di area support 8.850-8.900 dan resistance di 8.970-9.000,” mengutip riset Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AADI, ADRO, JSMR, BUKA, dan PGEO.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, terkoreksinya mayoritas indeks di Wall Street dan melemahnya sebagian besar harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. IHSG yang sudah jenuh beli juga rawan mengalami aksi ambil untung.
“IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan kisaran support 8.890-8.835 dan resistance 9.000-9.055,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham EXCL, WIIM, AADI, TLKM, EMTK, dan TINS.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah. Didorong oleh sentimen negatif di regional khususnya dengan tensi yang meningkat, melemahnya harga komoditas utama, serta depresiasi nilai tukar rupiah.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TCPI, BUKA, dan ENRG.
(fad/aji)






























