Logo Bloomberg Technoz

Menguat 0,13% ke 8.944,81, IHSG Resmi Cetak Rekor Tertinggi (ATH)

Muhammad Julian Fadli
07 January 2026 18:07

Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) barunya lagi. Pada Rabu (7/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,13% di posisi 8.944,81 yang merupakan level harga tertinggi secara penutupan.

Adapun rentang perdagangan terjadi pada level 8.916,02 sampai dengan 8.970,86 yang juga merupakan level harga tertinggi secara intraday sepanjang masa.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 7 Januari 2026 (Bloomberg)

Total transaksi hari ini mencapai Rp36,89 triliun, dari sejumlah 70,57 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan. Dengan frekuensi yang terjadi 4,57 juta kali diperjualbelikan. Sementara Kurs rupiah melemah 0,15% ke level Rp16.775/US$ pada tutup dagang.


Sebanyak 344 saham mengalami kenaikan, dan ada 362 saham turun. Sedang ada 104 saham tidak bergerak. 

Saham–saham perindustrian, saham Konsumen non primer, dan saham barang baku menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hingga catat level tertinggi, dengan menguat 2,39%, 1,17%, dan 1,11%, disusul oleh menguatnya saham energi mencapai 0,51%.