Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Ditutup Rp18.084/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
09 July 2026 15:35

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup sesi perdagangan Kamis (9/7/2026) dengan pelemahan 0,47% ke level Rp18.084/US$, sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang melemah, kala tekanan eksternal sudah sedikit terpangkas. 

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) sedikit melemah 0,07% ke 100,91 dari posisi sebelumnya 101,03. Sementara, minyak mentah brent kembali melunak dan turun 1,24% ke US$77,05 per barel pada 15:01 WIB. 

Tekanan harga minyak yang mereda membawa sebagian mata uang Asia menguat sore ini. Baht Thailand menguat paling tajam 0,17%, disusul yuan China, yen Jepang, yuan offshore, rupee India dan dolar Singapura serta dolar Hong Kong. 


Sebaliknya, rupiah melemah bersama dolar Taiwan, won Korea Selatan, dan peso Filipina. 

Pergerakan mata uang Asia, Kamis (9/7/2026). (Bloomberg)

Pelemahan rupiah terjadi dipicu oleh berbagai sentimen domestik yang saling berkelindan.