Prospek Cerah Saham Konsumer Usai Rilis Data Penjualan Ritel
Muhammad Julian Fadli
09 July 2026 15:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penjualan ritel di Indonesia masih mengalami kontraksi (tumbuh negatif) pada Mei dan juga kemungkinan Juni. Sentimen tersebut amat menekan saham–saham konsumer yang tercatat di pasar modal Indonesia.
Bank Indonesia merilis hasil Survei Penjualan Eceran terbaru. Pada Mei, penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) berada di 223,4.
Penjualan ritel tumbuh negatif dengan penurunan 3,9% dibanding periode yang sama tahun lalu (year–on–year/yoy). Lebih dalam dibanding kontraksi bulan sebelumnya yaitu 3,7% yoy.
Dibanding April (month–to–month/mtm), IPR terkontraksi sebesar 1,5% mtm. Laju negatif ini disebabkan tren konsumsi yang belum pulih.
Untuk Juni, BI mengestimasikan IPR berada di 221,6, turun 4,4% yoy. Penjualan eceran pada Juni juga diproyeksikan turun 0,8% mtm.






























