Logo Bloomberg Technoz

Segmen Makanan-Minuman Kuasai 70% Komposisi Ritel Jakarta

Lisa Listiani
07 January 2026 21:00

Pengunjung menggunakan laptop di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (29/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung menggunakan laptop di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (29/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Segmen makanan dan minuman masih menjadi penopang tingkat keterisian ritel di Jakarta tahun ini. Colliers mencatat, meski tak bisa menjadi anchor tenant lantaran memiliki luasan terbatas, segmen ini mampu memberikan pengalaman yang berdampak kepada semakin besarnya trafik pengunjung pusat perbelanjaan.

“Kalau kita lihat dari komposisi toko-toko yang bergerak di bidang F&B, di satu mal, kalau kita gabungkan itu mungkin Kayak ada 60-70%,” kata Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, Rabu (7/1/2026). 

“Kumpulan dari retailer yang menyediakan produk-produk F&B, itu bisa 60-70% dari mal itu sendiri gitu ya.”


Menurut Ferry, semakin masifnya tenant-tenant F&B di mall lantaran saat ini, pusat perbelanjaan menjadi destinasi keluarga. Artinya, pengunjung datang bukan hanya sekedar belanja, tapi juga mencari pengalaman.

“Makanya memang retailer F&B ini memang menjadi marak. Dan kalau kita lihat juga merek-merek yang sekarang ekspansi dari China dan Jepang, juga kebanyakan memang didominasi oleh F&B, kemudian mungkin fashion gitu.” tambahnya.