Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Ditutup Turun Nyaris 5%, Searah Bursa Asia

Muhammad Julian Fadli
04 March 2026 18:10

Siswa memfoto layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa memfoto layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali finis di zona merah. Pelemahan hari ini amat dalam hingga nyaris 5%.

Pada Rabu (4/3/2026), IHSG ditutup di posisi 7.577,06. Melemah 4,57% dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya dan menjadi yang terlemah sejak 11 Agustus tahun lalu atau dalam 7 bulan.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 4 Maret 2026 (Bloomberg)

IHSG sama sekali tidak sempat menguat pada perdagangan Rabu hari ini, setelah pembukaan perdagangan IHSG langsung turun tajam hingga menyentuh titik terendahnya 7.486, adapun level tertingginya hanya terbatas pada level 7.897,81.


Data Bursa Efek Indonesia memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp29,72 triliun dari sejumlah 53,61 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 3,3 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat hanya ada penguatan 54 saham, dan sebanyak–banyaknya 734 saham terjadi pelemahan. Sisanya 33 saham stagnan.

Penyebab IHSG Melemah