Logo Bloomberg Technoz

Inflasi 2025 Tembus 2,9%, Kemenkeu-BI Kompak Klaim Masih Terjaga

Redaksi
06 January 2026 10:59

Inflasi Desember 2025 Capai 0,64%, Sepanjang 2025 Tembus 2,92%. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Inflasi Desember 2025 Capai 0,64%, Sepanjang 2025 Tembus 2,92%. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia kompak mengklaim bahwa laju inflasi Indonesia yang mencapai 2,92% sepanjang 2025 berada dalam rentang sasaran nasional. Menurut kedua institusi, hal ini ditopang oleh kebijakan intervensi harga dan pasokan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan.

Padahal, faktanya, inflasi komponen harga bergejolak atau volatile food melonjak hingga 6,21% secara tahunan (year-on-year/yoy), terutama komoditas aneka cabai, beras, dan ikan segar.

"Tingkat inflasi Desember 2025 dipengaruhi oleh naiknya harga beberapa komoditas pangan. Gangguan cuaca dan kendala distribusi mendorong naiknya inflasi volatile food hingga mencapai 6,21% (yoy)," ujar Febrio Kacaribu, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Selasa (6/1/2025).


Sementara itu, inflasi inti tercatat melonjak 2,38% (yoy) karena naiknya harga emas perhiasan. Selanjutnya, inflasi kelompok harga diatur pemerintah atau administered price meningkat 1,93% yang didorong kenaikan harga bensin nonsubsidi dan tarif transportasi pada periode Natal dan Tahun Baru.

Dia meyakini perekonomian Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tekanan sampai akhir. Dia mengklaim hal ini tercermin dari inflasi yang terkendali, aktivitas manufaktur ekspansif, dan neraca dagang yang surplus.