Logo Bloomberg Technoz

BI Bidik 17 Miliar Transaksi dan 60 Juta Pengguna QRIS pada 2026

Pramesti Regita Cindy
06 January 2026 12:50

Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur BI, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menargetkan adanya perluasan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2026.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menargetkan transaksi QRIS mencapai 17 miliar, dan perluasan QRIS antarnegara ke 8 negara, dan juga 45 juta merchant, serta 60 juta pengguna.

"Tema pengembangan QRIS pada 2026 akan mengusung semangat kemerdekaan dengan angka 17-8-45 sebagai sasaran utama," kata Filianingsih mengutip dari Instagram resmi Bank Indonesia, Senin (5/1/2026). 


Lebih lanjut, Filianingsih menjelaskan sejalan dengan target yang diharapkan untuk tahun 2026, pada 2025 sendiri kinerja QRIS disebutnya telah mencatatkan capaian di atas target. 

Dengan jumlah pengguna mencapai 59 juta, melampaui target sebesar 58 juta. Selain itu, volume transaksi juga tumbuh pesat menjadi 13,66 miliar transaksi, jauh di atas target 6,5 miliar transaksi. Sementara itu, jumlah merchant telah menembus 42 juta, melampaui target 40 juta, dengan sekitar 90% di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).