BI Optimalkan Insentif bagi Bank yang Turunkan Bunga Kredit
Pramesti Regita Cindy
19 February 2026 20:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) bakal mengoptimalkan pemberian insentif bagi perbankan agar lebih agresif menurunkan suku bunga kredit, sebagai bagian dari upaya memperkuat transmisi kebijakan moneter ke sektor riil.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, selain mendorong penyaluran kredit (lending channel), BI kini memperkuat jalur suku bunga (interest channel) melalui skema Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
"Jadi ini yang terus kami upayakan karena seperti yang disampaikan Pak Gubernur, prospek ke depan itu sangat baik. Kita lihat juga prospek untuk ekonomi di 2026 juga diperkirakan akan lebih baik dibanding 2025," kata Destry dalam konferensi persnya, Kamis (19/2/2026).
Secara total, insentif KLM yang telah dikucurkan BI mencapai Rp427,5 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp357,9 triliun dimanfaatkan melalui lending channel, yakni insentif bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor strategis dan prioritas.
Sementara itu, melalui interest channel yang menyasar bank yang konsisten menurunkan bunga kredit telah terserap Rp69,6 triliun.



























