Pada Oktober, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Romeo Brawner Jr mengklaim menolak tuntutan dari sejumlah perwira pensiunan "untuk campur tangan melalui berbagai cara, mungkin melalui kudeta."
Militer Filipina memiliki sejarah kudeta, di mana ayah presiden saat ini, Ferdinand Marcos, digulingkan pada tahun 1986 melalui pemberontakan rakyat yang didukung oleh militer.
Keputusan untuk menaikkan gaji militer bakal berdampak pada fiskal negara. Pemerintah telah berusaha selama bertahun-tahun untuk merombak sistem pensiun militer yang membebani anggaran nasional.
(bbn)
No more pages































