Logo Bloomberg Technoz

Ekonomi Terpukul Skandal Korupsi, Filipina Pangkas Suku Bunga

News
19 February 2026 19:20

Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)
Ekonomi Filipina (Sumber: Bloomberg)

Ditas B Lopez dan Andreo Calonzo - Bloomberg News

Bloomberg, Bank sentral Filipina kembali memangkas suku bunga acuan untuk keenam kalinya secara berturut-turut demi menopang ekonomi yang terguncang skandal korupsi besar-besaran. Pihak otoritas memberi sinyal bahwa pelonggaran moneter lebih lanjut akan sangat bergantung pada seberapa cepat kepercayaan pasar pulih.

Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) menurunkan target reverse repurchase rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,25% pada Kamis (19/2). Langkah ini sesuai dengan prediksi 24 dari 26 ekonom dalam survei Bloomberg News.


"Kami kini berada dalam situasi di mana kebijakan lebih bersifat kondisional, tergantung pada apa yang terjadi terhadap kepercayaan publik dan pertumbuhan," ujar Gubernur BSP Eli Remolona dalam pengarahan pers saat ditanya apakah siklus pelonggaran ini hampir berakhir. Pemangkasan terbaru ini menggenapi total penurunan suku bunga sebesar 225 basis poin sejak Agustus 2024.

Remolona menyebut otoritas moneter kini "kurang yakin ke mana arah selanjutnya," namun ia menegaskan, "sejauh kami bisa mendukung pertumbuhan tanpa memicu inflasi, kami akan mendukung pertumbuhan tersebut."

Suku bunga Filipina. (Sumber: Bloomberg)