Saham–saham keuangan juga berhasil mengalami penguatan 1,1%.
Kenaikan IHSG yang begitu percaya diri merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham Big Caps, atau pun saham–saham Blue Chip.
Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Selasa (2/12/2025).
- Astra International (ASII) menyumbang 10,64 poin
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 9,94 poin
- Chandra Asri Pacific (TPIA) menyumbang 8,09 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) menyumbang 7,16 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 6,54 poin
- Vktr Teknologi Mobilitas (VKTR) menyumbang 5,34 poin
- Pacific Strategic Financial (APIC) menyumbang 4,92 poin
- Capital Financial Indonesia (CASA) menyumbang 4,88 poin
- Barito Renewables Energy (BREN) menyumbang 4,11 poin
- Mora Telematika Indonesia (MORA) menyumbang 3,84 poin
Adapun saham–saham perindustrian lainnya juga jadi pendorong laju melesatnya IHSG, saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) melesat dengan kenaikan 12,3%, dan saham PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) juga melesat di zona hijau dengan menguat 9,67%.
Saham–saham unggulan LQ45 juga melesat di teritori positif hingga menggenjot laju IHSG, saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melesat 7,45%, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menguat 7,02%, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) terbang 4,56%, dan juga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melonjak 3,66%.
Adapun saham LQ45 lainnya juga jadi pemicu penguatan IHSG, saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) melesat 3,57%, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menguat 2,36%, dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) juga menguat dengan terapresiasi 1,97%.
Adapun Bursa Asia hari ini juga kompak menguat. Indeks KOSPI Korea melejit 1,9%, KOSDAQ Korea melesat 0,65%, FTSE Malaysia KLCI menguat 0,37%, Strait Times Singapore menguat 0,26%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,24%, PSEi - Philippine hijau 0,09%, TOPIX terapresiasi 0,08%, dan SETI Thailand menguat 0,08%.
Phintraco Sekuritas memaparkan, Katalis positif yang mendorong laju IHSG datang dari arah teknikalnya, terdapat pembentukan histogram positif pada MACD diiringi dengan potensi golden cross pada stochastic RSI di pivot area.
“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpeluang uji level 8.650 pada perdagangan Rabu,” jelas Phintraco.
Senada, Panin Sekuritas juga memaparkan hal serupa, IHSG ditutup di zona hijau, dengan kondisi stochastic golden cross, maka IHSG berpotensi melanjutkan penguatan.
“Selanjutnya IHSG harus mampu ditutup di atas resistance 8.600 – 8.770, sehingga terbuka peluang memasuki area 9000,” terang Panin.
Di sisi lain, support terdekat berada pada MA–20 pada level 8.445. Lower Channel sekaligus MA–50 di sekitar 8.262 – 8.300 diharapkan mampu menopang trend bullish IHSG.
Sedang dari fundamentalnya, aktivitas manufaktur Indonesia amat kuat pada November, surplus perdagangan yang sehat, dan inflasi yang mereda. Di samping itu, sektor pariwisata juga meningkat menjelang liburan akhir tahun, didorong insentif pemerintah dan diskon tarif, jadi pendorong penguatan IHSG pada hari ini.
(fad/ain)





























