Penjualan LCGC Loyo, Pabrikan Jepang Sebut Bukan Karena EV
Merinda Faradianti
21 November 2025 19:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penjualan produk Low Cost Green Car alias mobil LCGC di tahun ini semakin loyo. Hal ini digadang-gadang terjadi karena masyarakat lebih tertarik membeli electric vehicle alias EV yang memiliki harga serupa dengan mobil-mobil LCGC namun punya fitur yang lebih canggih.
Apalagi, mobil buatan China kini mulai dibanderol dengan harga Rp200 juta ke bawah yang ditengarai akan makin menggerus penjualan mobil LCGC.
Meski begitu, salah satu pabrikan Jepang, Honda Prospect Motor menyebut penjualan LCGC yang loyo ini bukanlah disebabkan oleh penetrasi mobil listrik murah yang kini semakin masif di Indonesia. Hal ini karena LCGC dan EV dianggap memiliki segmen pasar yang berbeda.
“Saya rasa konsumen untuk EV yang murah dan LCGC itu berbeda ya konsumennya. Jadi untuk LCGC kebanyakan datang dari first time buyer.” kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor, di gelaran GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya pembeli pertama kendaraan roda empat biasanya memiliki pertimbangan jual kembali yang tinggi, berbeda dengan pembeli EV yang biasanya tak memikirkan harga aftersalesnya.































