Keperkasaan dolar AS sedang sulit ditandingi. Kemarin, Dollar Index (yang menggambarkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,57% ke 100,11. Ini menjadi yang tertinggi sejak 5 November atau sekira dua pekan terakhir.
Pagi ini, Dollar Index masih menghijau. Pada pukul 09:12 WIB, indeks tersebut naik 0,15% ke 100,27.
Penguatan dolar AS ditopang oleh pasar yang makin tidak yakin bahwa bank sentral Federal Reserve bakal menurunkan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan.
Mengutip CME FedWatch, peluang pemangkasan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5-3,75% dalam rapat Desember tinggal tersisa 32,8%. Sementara kemungkinan suku bunga acuan bertahan di 3,75-4% sudah mencapai 67,2%.
Saat suku bunga belum turun, maka berinvestasi di aset-aset berbasis dolar AS (terutama di instrumen berpendapatan tetap) akan lebih menguntungkan. Ini membuat dolar AS menjadi buruan sehingga terus di jalur pendakian.
(aji)






























