Deputi Bank Indonesia, Ricky Gozali juga menyebut bahwa saat ini di beberapa daerah, harga beberapa komoditas pangan juga mencatatkan kenaikan harga yang tentu punya andil dalam menyumbang inflasi.
“Kita harus mencermati adanya kenaikan di volatile food di dalam inflasi tersebut. Beberapa di daerah sudah mengalami peningkatan dan mengkhawatirkan.” kata Ricky Gozali, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rabu (19/11/2025).
Ia juga menyebut bahwa saat ini Bank Indonesia akan melakukan berbagai usaha untuk menjaga inflasi volatile food ini. Ricky bilang, Bank Indonesia melalui kantor perwakilan yang ada di daerah terus menjaga inflasi volatile food untuk tetap terkendali. Terutama menjaga mitigasi resiko gangguan suplai pada komoditas hortikultura.
“Terutama saat ini akibat tingginya curah hujan kemudian antisipasi dari peningkatan demand selama liburan akhir tahun dan Nataru.” kata Ricky.
Upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia melalui strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif.
“Ini kita lakukan berkoordinasi Bank Indonesia dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang tergabung di dalam TPID [Tim Pengendalian Inflasi Daerah] dan TPIP [Tim Pengendalian Inflasi Pusat] untuk menjaga inflasi volatile food ini melalui intervensi yang tepat sasaran kemudian tepat lokasi dan juga tepat waktu.” katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasati menyebutkan Secara rata-rata nasional telur ayam ras saat ini naik 0,32% dibandingkan Oktober 2025 menjadi sebesar Rp31.645 per kilogramnya.
Amalia bilang, harga telur ayam ini sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) Nasional di angka Rp30.000 per kilogramnya. BPS mencatat saat ini terdapat 157 kabupaten kota yang mengalami kenaikan harga telur ayam ras.
“Dan paling tinggi di Kabupaten Bamberamo Tengah Rp100 ribu [per kg], Kabupaten Puncak Jaya Rp90 ribu [per kg], dan Kabupaten Intan Jaya Rp90 ribu [per kg].” katanya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah, Senin (17/11/2025).
Menariknya, Amalia bilang jika bilang keladi dari kenaikan harga telur ayam ras ini adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprakarsai oleh pemerintah pusat.
“Untuk telur ayam ras ini menarik karena memang juga yang memberikan kenaikan harga telur ayam ras adalah meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan komoditas telur ayam ras sebagai salah satu komponen lauk-lauk pada menu MBG.” sebutnya.
(ell)































