Menanti BI Rate, Rupiah Mungkin Melaju Lebih Tenang
Muhammad Julian Fadli
19 November 2025 08:01

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kemungkinan akan bergerak sedikit lebih kuat di perdagangan pasar spot hari ini, Rabu (19/11/2025), hari ketika Dewan Gubernur Bank Indonesia akan mengumumkan hasil pertemuan bulanan siang nanti.
Gerak rupiah kemungkinan terbatas dan berpeluang rebound dengan penguatan tipis setelah kemarin ditutup melemah terbatas 0,1% ke Rp16.745/US$.
Indeks dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi melanjutkan tren penurunan di mana pada penutupan pasar New York dini hari tadi DXY ditutup melemah 0,04% di 99,550. Ini memberi ruang penguatan bagi rupiah di pasar forward.
Kontrak Non-Deliverable Forward (NDF) untuk tenor satu bulan dini hari tadi ditutup menguat biarpun tipis. Terjadi penguatan 0,07% ke Rp16.753/US$. Pagi ini ketika sesi Asia dibuka, rupiah NDF bergerak lanjut menguat 0,02% ke Rp16.750/US$.
Di pasar spot pagi ini, mayoritas mata uang Asia di pasar yang sudah dibuka juga melaju di zona penguatan. Ringgit Malaysia memimpin dengan apresiasi 0,26%, lalu Baht Thailand menguat 0,15%, kemudian yen Jepang 0,07%, yuan offshore 0,001%. Hanya won Korea Selatan yang masih melemah 0,13%.





























