Logo Bloomberg Technoz

Diperberat Saham Energi, IHSG Balik Arah Jadi Merah 0,38%

Muhammad Julian Fadli
18 November 2025 13:48

Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 0,38% ke level 8.384,58 pada Sesi I Selasa (18/11/2025). Bertolak belakang dengan pembukaan pagi tadi imbas saham–saham energi, saham AADI dan INDY misalnya, jadi pemberat IHSG.

Pada jeda perdagangan Sesi I IHSG balik arah dari penguatan tertingginya saat pembukaan, adapun rentang perdagangan terjadi 8.442,86 hingga terdalam menyentuh 8.345,84.

Penutupan IHSG Sesi I pada Selasa 18 November 2025 (Bloomberg)

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp11,53 triliun dari sejumlah 26,14 miliar saham yang ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi mencapai 1,57 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada pelemahan 384 saham, dan sebanyak 224 saham masih mampu menguat. Sisanya 200 saham stagnan.

Saham–saham energi menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 2,09%, disusul oleh pelemahan pada saham transportasi, saham perindustrian, dan saham barang baku dengan drop 1,81%, 1,64%, dan 1,22%. Sedang, saham teknologi juga mengalami pelemahan 0,51%.