Logo Bloomberg Technoz

Namun hari ini jadi ujian ketahanan baru baru mereka berstatus investor ritel dan institusional, dimana banyak di antaranya telah memanfaatkan momentum kripto sepanjang tahun lalu dengan harapan keuntungan baru di masa depan.

Pemicu Bitcoin Anjlok

Pasca berada di level all time high (ATH) US$126.000 lebih bulan lalu, kini harganya diseret ke bawah, yang berarti pula Bitcoin telah kehilangan nilai lebih dari 30%. Hal yang sempat mengguncang Wall Street.

Analis di manajer aset Bitwis, Juan Leon, menyatakan dua faktor dominan atas koreksi yang terjadi pada Bitcoin. Pertama, ekspektasi pemotongan suku bunga pada Desember oleh bank sentral AS The Fed.

Kedua, upaya investor menghidari risiko atas koreksi di tengah kejenuhan sektor kecerdasan buatan (AI), dilansir dari Decrypt. Upaya bangkit di pasar aset digital makin berat efek pandangan perekonomian AS yang melemah hingga mengguncang pasar dalam beberapa minggu terakhir.

Faktor selanjutnya yang memicu harga Bitcoin turun tajam, dan diikuti pelemahan altcoin lainnya, adalah keraguan proyek ambisius para raksasa teknologi AS atas proyek pusat data AI dimana dapat menjalar ke kinerja keuangan. Data Bloomberg mencatat total kapitalisasi di seluruh pasar susut lebih dari US$1 triliun dengan dorongan likuidasi lebih dari US$19 miliar.

(fik/wep)

No more pages