Logo Bloomberg Technoz

Bitcoin Betah di Rp1,2 Miliar, Bagaimana Prediksi Harga Hari Ini?

Redaksi
06 March 2026 11:02

Bitcoin Memulai Awal Pekan di Bulan Februari 2026 Kembali Melemah. Bloomberg
Bitcoin Memulai Awal Pekan di Bulan Februari 2026 Kembali Melemah. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aset kripto Bitcoin belum bergerak berarti dengan kecenderungan melemah tipis pada aktivitas perdagangan Jumat (6/3/2026) pagi. Pasar masih memantau eskalasi konflik yang sedang terjadi di Iran, meski di pasar prediksi optimise harga mulai tampak.

Bitcoin bergerak pada kisaran US$71.065 (setara  Rp1,2 miliar) hingga pukul 10.55 waktu Indonesia, turun 1,9% dibandingkan posisi hari Kamis, Meski begitu pergerakan BTC di pasar telah positif 5,6% di saat kondisi dunia dalam tekanan efek gejolak perang Iran melawan Israel-Amerika Serikat (AS).

Laporan Tagus Capital menerangkan bahwa hari ini Bitcoin menunjukkan karakteristik defensif di tengah krisis peperangan dunia. Akan tetapi, jika ditarik dalam pergerakan sepanjang 2026 atau year to date (ytd) Bitcoin masih punya rapor ‘merah’ 18,6%.


Perdagangan aset kripto di tengah konflik negara-negara Teluk di awal kuartal 2026 memang anomali, pasarnya ada kecenderungan bahwa pelaku justru optimis terkait harga Bitcoin, setidaknya dalam jangka pendek.

Menurut pembuat prakiraan harga, Myriad, pasca lompatan harga ke kisaran US$74.000 muncul pandangan Bullish bahwa BTC dalam jangka pendek bisa mampu kembali “naik” ke US$84.000, sebelum turun ke US$55.000 (batas paling dasar yang diprediksi firma analisis blockchain CryptoQuant saat posisi bearish).