Logo Bloomberg Technoz

BI Ungkap Jalan Panjang Uang Rupiah Rp1.000 Jadi Rp1

Pramesti Regita Cindy
18 November 2025 11:40

Ilustrasi rencana redenominasi rupiah (Diolah berbagai sumber)
Ilustrasi rencana redenominasi rupiah (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan rencana redenominasi rupiah bukan agenda jangka pendek. Menurutnya, mengubah Rp1.000 menjadi Rp1 dibutuhkan waktu sekiranya lima sampai dengan enam tahun setelah landasan hukumnya selesai dibentuk pemerintah bersama DPR RI melalui penerbitan Undang-Undang (UU) Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi).

"Perlu kurang lebih 5 sampai 6 tahun dari sesudah Undang-Undang sampai kemudian selesai," jelas Perry dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPD RI, dikutip Selasa (18/11/2025).

Detailnya, setelah tahapan pertama yakni regulasi tingkat undang-undang, pemerintah dan BI harus menyiapkan aturan transparansi harga. Perry mencontohkan praktik lama di mana harga secangkir kopi ditulis '25' dengan tiga nol kecil di belakangnya atau '25K'.


"Kedua, itu harus ada peraturan mengenai transparansi harga. Dulu kan sudah pernah ya, kalau kita ke daerah ada kopi satu gelas Rp25.000, ada 25 ribu, nolnya kecil. 25K. Tapi ini kan belum semuanya, transparansi harga itu menjadi sangat penting," sambungnya.

Adapun tahap selanjutnya adalah bank sentral RI ini akan menyiapkan desain dan pencetakan uang baru, untuk kemudian masuk pada tahap keempat adalah masa transisi di mana uang lama dan uang baru harus beredar secara paralel.