Logo Bloomberg Technoz

Skandal Korupsi Filipina Makin Dalam, Marcos Dituding Terlibat

News
14 November 2025 20:40

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (Bloomberg)
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. (Bloomberg)

Andreo Calonzo - Bloomberg News

Bloomberg, Kantor Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. pada Jumat (14/11) membantah keterlibatan sang presiden dalam skandal korupsi yang kian meluas, setelah muncul tuduhan dari seorang mantan legislator yang terseret dalam kasus tersebut.

Dalam sebuah video yang diunggah di Facebook pada Jumat, mantan anggota Kongres Zaldy Co menuduh Marcos memerintahkan penambahan proyek senilai 100 miliar peso (Rp28 triliun) saat Kongres membahas anggaran 2025 tahun lalu. Co, yang pernah menjabat sebagai ketua Komite Anggaran di DPR, kini terlibat dalam dugaan skema besar penggelapan dana proyek infrastruktur pengendalian banjir.


Beberapa jam setelah video itu dirilis, Kepala Komunikasi Presiden, Dave Gomez, dalam sebuah konferensi pers menyebut pernyataan Co sebagai “kabar angin.” Gomez juga menantang mantan legislator — yang tetap berada di luar negeri sejak skandal itu mencuat — untuk kembali ke Filipina dan menyampaikan tuduhannya di bawah sumpah.

“Tuduhan liar ini tidak berdasar pada fakta,” kata Kepala Komunikasi Presiden tersebut.