Logo Bloomberg Technoz

"Ini pasar yang mahal, dan pasar yang mahal membutuhkan suku bunga lebih rendah untuk membenarkan valuasi yang tinggi saat ini," jelas Matt Maley dari Miller Tabak + Co. "Jadi, gagasan bahwa ini bisa berubah dengan cepat dengan begitu banyak data yang dirilis sekaligus, ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran di pasar."

Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang untuk mengakhiri penutupan (shutdown) terlama dalam sejarah AS, tetapi mungkin masih membutuhkan waktu bagi birokrasi federal untuk sepenuhnya beroperasi kembali.

Kepala penasihat ekonomi AS Kevin Hassett mengatakan kepada Fox News’ America’s Newsroom bahwa laporan tenaga kerja Oktober akan melampaui tingkat pengangguran.

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang yang hampir sama bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Desember. Gubernur Jerome Powell bulan lalu menekankan pemangkasan suku bunga "bukanlah hal yang pasti," di mana keputusan tersebut bergantung pada data yang masuk.

Sejumlah pelaku pasar mungkin khawatir bahwa tidak dipublikasikannya data penting akibat shutdown dapat memperkuat argumen bagi para pejabat untuk mempertahankan suku bunga.

Dalam pernyataan terpisah, Gubernur The Fed St Louis, Alberto Musalem mengingatkan para pejabat harus berhati-hati dalam menentukan suku bunga karena inflasi masih di atas target. Sementara Gubernur The Fed Cleveland, Beth Hammack menilai kebijakan harus tetap "agak restriktif."

Gubernur The Fed Minneapolis, Neel Kashkari mengatakan tidak mendukung pemangkasan terakhir dan masih ragu memutuskan suku bunga Desember.

Di Asia, investor menanti data yang akan dirilis pada Jumat mengenai harga properti, penjualan ritel, dan tingkat pengangguran China, menyusul tanda-tanda melambatnya pasar kredit.

Perhitungan Bloomberg berdasarkan data yang dirilis People’s Bank of China (PBOC) pada Kamis menunjukkan ekspansi kredit China bulan lalu ada di titik terlemah dalam lebih dari setahun terakhir, tertekan oleh melambatnya penjualan obligasi pemerintah dan lesunya permintaan kredit di seluruh perekonomian.

Di sisi lain, produk domestik bruto (PDB) Malaysia dan Hong Kong, serta keyakinan konsumen Thailand, semuanya akan dirilis.

Sementara itu, Tencent Holdings Ltd mencatat kenaikan pendapatan sebesar 15%, lebih cepat dari perkiraan, mempertahankan pertumbuhan stabil yang telah membantu raksasa media sosial ini menarik investor, meski menghindari investasi besar-besaran dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Terpisah, Tencent menandatangani kesepakatan dengan Apple Inc, yang akan membuat produsen iPhone itu menangani pembayaran dan mengambil potongan 15% dari pembelian di mini game dan aplikasi WeChat, menyelesaikan sengketa yang mendapat sorotan publik.

Mini game, yang sepenuhnya di dalam WeChat, berkontribusi sebesar 32,3 miliar yuan (US$4,5 miliar) pada pendapatan jejaring sosial perusahaan paling berharga di China pada kuartal September.

Menurut Fawad Razaqzada dari Forex.com, seiring aliran data kembali dirilis secara bertahap setelah shutdown AS, pelaku pasar menghadapi kekosongan data berkelanjutan. Artinya, pergerakan harga dapat lebih dipengaruhi oleh sentimen dan posisi daripada data konkret.

"Pertanyaannya sekarang, apakah euforia pasar baru-baru ini telah berakhir," ujarnya. "Setelah reli yang luar biasa sejak April, saham-saham teknologi terlihat semakin overvalued dan overstretched, di mana sentimen diredam oleh kurangnya katalis baru dan lesunya data ekonomi."

Dalam beberapa sesi terakhir, Razaqzada mengatakan pergeseran yang signifikan terjadi di pasar saham. Pelaku pasar beralih dari saham-saham dengan pertumbuhan tinggi ke sektor-sektor defensif dan berorientasi nilai.

Ahli strategi veteran Wall Street, Louis Navellier memandang penurunan saham teknologi membuat laporan keuangan Nvidia Corp pekan depan menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Prospek yang kuat dari CEO Jensen Huang menjadi kunci penutupan tahun yang kuat bagi pasar saham.

Beberapa pergerakan utama di pasar:

Saham

  • Hang Seng turun 1,4% pada pukul 07.14 waktu Tokyo
  • S&P/ASX 200 turun 1,5%

Mata Uang

  • Indeks Dolar Spot Bloomberg turun 0,2%
  • Euro relatif stabil di US$1,1639
  • Yen Jepang stabil di 154,56 per dolar
  • Yuan offshore sedikit berubah ke 7,0953 per dolar
  • Dolar Australia sedikit berubah ke US$0,6534

Kripto

  • Bitcoin naik 0,4% menjadi US$99.183,57
  • Ether naik 0,9% menjadi US$3.205,18

Komoditas

  • Emas spot turun 0,6% menjadi US$4.171,52 per troy ons

(bbn)

No more pages