Wall Street Merah, Saham Cip Tumbang Akibat Eskalasi Perang
News
06 March 2026 04:30

Rita Nazareth - Bloomberg News
Bloomberg, Aksi jual masif pada saham-saham produsen cip menyeret bursa saham ke zona merah, sementara harga minyak kembali melonjak dan pasar obligasi melemah. Sentimen negatif ini terus membayangi pasar seiring eskalasi perang di Iran dan Timur Tengah yang kian memanas. Di saat yang sama, aset kripto Bitcoin juga terpantau merosot.
Meskipun indeks S&P 500 sempat bangkit dari level terendah sesinya, indeks tersebut tetap ditutup turun sekitar 1%. Saham raksasa teknologi seperti Nvidia Corp dan Advanced Micro Devices Inc (AMD) rontok setelah muncul laporan bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan kebijakan izin khusus untuk penjualan semikonduktor berbasis kecerdasan buatan (AI).
Perang AS-Israel melawan Iran telah memasuki hari keenam tanpa tanda-tanda mereda, memicu reli panjang pada harga energi. Harga minyak AS menetap di level US$81 per barel karena tanda-tanda gangguan aliran minyak mentah ke pembeli utama, di mana China sebagai importir terbesar mulai melakukan langkah penghematan bahan bakar.
Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum menyatakan bahwa pemerintahan Trump sedang menimbang berbagai opsi untuk mengatasi lonjakan harga minyak dan bensin di tengah berkecamuknya perang.



























