Sementara itu, kemitraan dengan DOKU yang dimulai sejak 2016 diperluas ke QRIS Cross Border, melengkapi layanan existing seperti QRIS Merchant Presented Mode (MPM), QRIS CPTS, Disbursement, dan ATM.
"Kami mengapresiasi kolaborasi strategis bersama ALTO Network untuk QRIS Cross Border. Melalui inisiatif ini, DOKU berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif melalui sinergi dengan berbagai mitra, demi mendorong kemudahan dan efisiensi transaksi lintas negara," ungkap Himelda Renuat, Co-Founder dan Chief Marketing Officer DOKU.
Kerja sama dengan Paylabs, yang dimulai Oktober 2024 melalui QRIS MPM, kini berkembang ke QRIS Cross Border sejak Agustus 2025.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Paylabs untuk memperluas jangkauan layanan pembayaran digital sekaligus memperkuat ekosistem QRIS yang semakin terintegrasi. Bersama ALTO, kami berkomitmen menghadirkan solusi pembayaran yang aman, cepat, dan inklusif bagi seluruh pelaku usaha dan konsumen," ujar Bimo Adhiprabowo, Direktur Paylabs.
ALTO mencatat pertumbuhan transaksi QRIS 357 persen (Q2 2025 vs Q2 2024) dengan GTV naik 317 persen, serta transaksi harian lebih dari 16 juta. Infrastruktur ALTO kini memproses lebih dari 6,5 miliar transaksi per tahun, dengan pertumbuhan QRIS year-on-year mencapai 366 persen.
"Ke depan, ALTO akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta arah transformasi ekonomi digital Indonesia," tutup Gretel.
(tim)































