Program ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Pinjam Yuk ke delapan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda edukasi keuangan berkelanjutan yang secara rutin dilaporkan kepada OJK sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan konsumen.
Melalui pendekatan yang langsung menyentuh komunitas, Pinjam Yuk ingin memastikan masyarakat memahami cara memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. Edukasi ini juga menekankan pentingnya memilih layanan yang legal dan berizin.
Di tengah pesatnya pertumbuhan layanan keuangan digital, masih terdapat kesenjangan pemahaman di tingkat komunitas. Minimnya edukasi membuat sebagian masyarakat rentan terhadap keputusan finansial yang kurang tepat bahkan terpapar layanan ilegal.
Melihat kondisi tersebut, Pinjam Yuk mengambil peran aktif untuk menjembatani kebutuhan edukasi. Materi yang disampaikan dirancang praktis dan relevan agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Kolaborasi Komunitas Perkuat Edukasi Keuangan
Kegiatan literasi keuangan ini mendapat dukungan langsung dari tokoh masyarakat setempat. Hadir dalam acara tersebut Lurah Srengseng Sawah Sunardi S Sos M M serta perwakilan Ketua RT di wilayah tersebut.
Kehadiran aparat kelurahan dan pengurus lingkungan dinilai penting untuk membangun kepercayaan warga. Dukungan tersebut memperkuat pesan bahwa literasi keuangan merupakan kebutuhan bersama.
Dalam sambutannya, Sunardi menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan Pinjam Yuk. “Kami menilai kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi warga. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat memahami bahwa memanfaatkan layanan pinjaman itu diperbolehkan, sepanjang digunakan secara bijak, sesuai kebutuhan, dan dengan perencanaan yang matang,” ujar Sunardi.
Ia juga menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pinjam Yuk yang telah datang langsung ke tengah masyarakat. Ini merupakan pertama kalinya warga kami mendapatkan edukasi langsung dari perusahaan peer-to-peer lending yang berizin dan diawasi OJK. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan membantu warga semakin cerdas dalam mengelola keuangan.”
Kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber dari Pinjam Yuk, ahli perpajakan, dan tokoh masyarakat. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi yang bijak.
Materi lain yang disampaikan meliputi pengenalan layanan fintech legal dan berizin serta perbedaan layanan keuangan konvensional dan digital. Peserta juga diedukasi mengenai pentingnya kepatuhan pajak sebagai bagian dari perencanaan keuangan sehat.
Untuk memperkuat pemahaman, Pinjam Yuk menggelar mini workshop simulasi budgeting. Peserta diajak mempraktikkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara sederhana agar dapat diterapkan langsung.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan kuis literasi berhadiah. Interaksi tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Program ini terselenggara melalui kolaborasi Pinjam Yuk dan mahasiswa Universitas Pamulang. Sinergi dengan unsur akademisi dan masyarakat setempat diharapkan menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Marketing Manager Pinjam Yuk Cindy Permatasari menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak. “Literasi keuangan bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab kami sebagai perusahaan fintech yang telah berizin dan diawasi oleh OJK. Dengan melibatkan lurah, RT, dan mahasiswa, edukasi ini menjadi lebih relevan dan dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya.
Melalui program Bertumbuh Bersama Dari Literasi ke Aksi Finansial, Pinjam Yuk berharap masyarakat semakin percaya diri dalam mengelola keuangan. Pemahaman terhadap manfaat dan risiko layanan digital menjadi bekal penting di era transformasi finansial.
Pinjam Yuk juga menekankan pentingnya penggunaan layanan pinjaman sesuai kebutuhan. Perencanaan matang dan disiplin dalam pembayaran menjadi kunci menjaga kesehatan finansial.
Sebagai perusahaan fintech berbasis digital, Pinjam Yuk menyediakan layanan pinjaman tunai mulai dari Rp500 ribu hingga Rp18 juta. Tenor pinjaman tersedia hingga 180 hari dengan proses cepat tanpa agunan menggunakan KTP dan verifikasi data pribadi.
Seluruh layanan dijalankan sesuai ketentuan OJK, termasuk tingkat bunga yang telah diatur regulator. Transparansi dan tanggung jawab menjadi prinsip utama dalam operasional perusahaan.
Ke depan, Pinjam Yuk berkomitmen terus mengembangkan program literasi dan inklusi keuangan. Perusahaan menargetkan kontribusi sosial yang berkelanjutan sejalan dengan visi tumbuh bersama masyarakat.
Melalui pendekatan edukatif yang konsisten, Pinjam Yuk ingin mendorong terciptanya kesejahteraan finansial yang lebih merata. Literasi yang kuat diharapkan mampu melahirkan aksi nyata dalam pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia.