Logo Bloomberg Technoz

Transaksi Judol Sudah Turun Namun Pekerjaan Rumah Belum Usai

Muhammad Fikri
06 November 2025 16:20

Jakarta Timur, Kota dengan Pelaku Judol Terbanyak (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)
Jakarta Timur, Kota dengan Pelaku Judol Terbanyak (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan penurunan signifikan pada transaksi judi online (judol) hingga kuartal III-2025. Total transaksi tercatat sebesar Rp155 triliun, turun 57% dibandingkan angka Rp359 triliun sepanjang tahun 2024.

“Per hari ini, di tahun 2025, kita berhasil menekan sampai Rp155 triliun,” kata Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/11/2025).

“Sampai kuartal ketiga di tahun 2025, artinya hingga saat ini kami semua dengan kolaborasi yang sangat kuat, tentunya di bawah arahan Bapak Presiden, telah terjadi penurunan sampai 57% transaksi terkait dengan judi online.”


Penurunan ini diklaim berhasil mengurangi potensi kerugian yang diperkirakan bisa melampaui Rp1.000 triliun tanpa intervensi pemerintah.

Data PPATK juga menunjukkan penurunan jumlah pemain kategori berpenghasilan rendah atau sekitar Rp5 juta, yaitu sebesar 67,92%. Meski begitu kelompok ini masih mendominasi 80% dari total pemain.