Logo Bloomberg Technoz

"Kami memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan melambat dari 5,12% (yoy) pada triwulan II-2025 menjadi sekitar 5,04% (yoy) pada triwulan III-2025," ujar Kepala Departemen Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Permata, Faisal Rachman dalam catatannya.

Faisal mengatakan, proyeksi tersebut juga didasarkan pada masih adanya sejumlah tantangan yang menghantui prospek ekonomi ke depan, termasuk masih lesunya belanja pemerintah.

Dia pun meminta pemerintah untuk mempertahankan kebijakan ekonomi yang ekspansif, terutama belanja yang harus difokuskan kepada sektor-sektor yang memiliki multiplier effect cukup tinggi.

"Secara domestik, stabilitas politik akan menjadi faktor kunci. Meskipun terdapat ruang untuk ekspansi fiskal dan moneter yang lebih lanjut, pembuat kebijakan perlu menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan dan mempertahankan stabilitas," tutur dia.

Sementara itu, berdasarkan konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 31 analis/ekonom menghasilkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Tanah Air di 5%.

(ibn/roy)

No more pages