Logo Bloomberg Technoz

Kemenko Ekonomi Soal Pertumbuhan Ekonomi Q2: Lebih Realistis

Mis Fransiska Dewi
25 July 2026 07:15

Pedagang asongan di tengah di pasar tradisional. (Dok Muhammad Fadli/Bloomberg)
Pedagang asongan di tengah di pasar tradisional. (Dok Muhammad Fadli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengaku akan lebih realistis ihwal realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026. Pemerintah menyiratkan ekonomi Indonesia tumbuh melambat lantaran tidak didukung oleh faktor musiman seperti Hari Besar Keagamaan nasional (HBKN).

“Kita lihat memang di kuartal kedua kan nggak ada event yang besar seperti di kuartal pertama seperti Ramadan, Lebaran. Kan udah geser dari kuartal pertama nih, ya pasti kami akan realistis,” kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso ditemui di kantornya, Jumat (24/7/2026).

Meskipun demikian, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun inii tidak akan jauh berbeda dengan kuartal sebelumnya sebesar 5,61%. Dalam kaitan itu, Susi mengaku pihaknya masih akan berhitung ulang ihwal proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut.


“Masih mau hitung lagi ini. Kita berharapnya kan pasti lebih tinggi, range-nya paling nggak ya sekitaran di kuartal pertama, tapi kita sih tetap berharap lebih tinggi ya. Cuma kan siklusnya seperti itu,” jelas Susi. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,4% pada kuartal kedua 026, melambat dibandingkan awal kuartal yang sebesar 5,61%.