RI Impor 8,57 Juta Ton Nikel Filipina Semester I-2026, Naik 65,1%
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 August 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bijih nikel dari Filipina sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 8,57 juta ton, atau naik 65,13% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sejumlah 5,19 juta ton.
Impor bijih nikel yang tercatat dalam kode HS 26040000 (ore nickel and concentrates) tercatat paling banyak masuk ke wilayah Weda, Maluku Utara dengan volume sekitar 5,2 juta ton atau setara 60,7% dari total impor bijih nikel Indonesia pada periode tersebut.
Kemudian, impor bijih nikel dari Filipina yang masuk ke Morowali tercatat sekitar 1,57 juta ton pada Januari hingga Juni 2026.
Selain itu, bijih nikel impor dari Filipina sebanyak 975.266 ton tercatat masuk wilayah Kendari pada Januari—Juni 2026.
Selanjutnya, bijih nikel dari Filipina sepanjang Januari—Juni 2026 sejumlah 713.191 ton masuk ke wilayah Kolonodale.





























