"Jadi kita bisa petakan, dan saya bisa sampaikan ke daerah. Jadi kita bisa tahu daerah yang pertumbuhannya tinggi, yang minus kita genjot. Kita cari penyebabnya, persis rumus inflasi," tutur dia.
Sebelumnya, BPS memang hanya melaporkan perkembangan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional setiap kuartal, dengan laporan terakhir pada kuartal II-2025 lalu.
Sepanjang April hingga Juni, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12%, lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal pertama yang hanya mencapai 4,82%.
Berdasarkan kalender resminya, BPS dijadwal akan mengumumkan laporan PDB kuartal III tahun ini pada 5 November mendatang.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bocoran laporan pertumbuhan domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang kuartal III-2025 kemarin akan lebih rendah dibandingkan capaian kuartal sebelumnya.
Pernyataan tersebut ia utarakan usai melakukan pertemuan dengan pimpinan Badan Pusat Statistik (BPS) di kantornya, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
"Mungkin lebih rendah [dibandingkan kuartal sebelumnya], lebih rendah sedikit, [tapi masih[ sedikit di atas 5% lah," ujar Purbaya kepada wartawan usai pertemuan tersebut.
Meski demikian, Purbaya memastikan ekonomi akan tetap membaik ke depan. Otoritas fiskal, kata dia, juga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal 4 tahun ini akan berada di atas 5,5%.
"Hal yang paling penting ekonomi sudah [mulai kelihatan] berubah. Karena perekonomiannya membaik, dan message-nya itu dari pemerintah ke depan ekonominya akan lebih bagus," tutur dia.
Di sisi lain, perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh melambat pada kuartal III tahun ini dengan prediksi capaian pertumbuhan hanya 0,95% quarter-to-quarter, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom yang dirilis hari ini.
Prediksi tersebut lebih rendah dibanding perkiraan survei sebelumnya, yang memperkirakan laju Produk Domestik Bruto pada kuartal ketiga akan mencapai 1% secara kuartalan.
Sementara itu, dalam hitungan tahunan (year-on-year), perekonomian domestik diperkirakan tumbuh 4,8% pada kuartal III-2025, tak berubah dari proyeksi sebelumnya.
Survei juga memprediksi, laju PDB pada kuartal IV-2025 akan melambat dengan pertumbuhan cuma 4,7% year-on-year. Alhasil pada keseluruhan tahun, ekonomi RI diprediksi tumbuh hanya 4,9% tahun ini dan selanjutnya pada 2026 lajunya tak berubah. Baru pada 2027, pertumbuhan ekonomi diperkirakan sedikit naik jadi 5%.
(lav)



























