Kata KPK Soal Sosok Pembocor Korupsi Whoosh
Dovana Hasiana
28 October 2025 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan mengenai asal muasal penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penanganan perkara itu berangkat dari membangun perkara atau case building dari aparat penegak hukum (APH). Dalam metode ini, KPK menggunakan data dan informasi dari APH hingga lembaga keuangan.
"Case building ini bisa berbasis pada data dan informasi yang disediakan dari pihak lain. Bisa dari APH, bisa juga dari lembaga-lembaga keuangan seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan sebagainya," ujar Budi kepada awak media, dikutip Selasa (28/10/2025).
Tak hanya itu, KPK juga bisa menerima pengaduan masyarakat. Sehingga, KPK tidak menutup diri dari masyarakat yang memiliki data dan informasi untuk disampaikan kepada KPK. Menurutnya, setiap data dan informasi terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi akan ditindaklanjuti oleh KPK.
"Pasti akan dipelajari, ditelaah, dan diverifikasi. Apakah informasi awal dari masyarakat itu valid atau tidak? Kemudian apakah sudah lengkap atau belum? Nanti tentu KPK juga secara proaktif akan melengkapi keterangan-keterangan dari pihak lainnya," jelasnya.
KPK mengatakan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh sudah dimulai sejak awal 2025. Budi mengatakan secara umum lembaga antirasuah tengah mencari keterangan-keterangan yang dibutuhkan untuk membantu mengungkap perkara ini.



























