Logo Bloomberg Technoz

BNI Ungkap Sederet Syarat Ekonomi Bisa Tumbuh di Atas 5% 

Mis Fransiska Dewi
25 October 2025 07:30

Ilustrasi rupiah. (Diolah berbagai sumber)
Ilustrasi rupiah. (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus level di atas 5% secara berkelanjutan jika pemerintah mampu mempercepat reformasi kebijakan struktural. Salah satunya, memperkuat investasi dan menurunkan incremental capital output ratio (ICOR).

Chief Economist BNI Leo Putera Rinaldy mengatakan setelah periode transisi pemerintahan dan tantangan global yang menekan perekonomian, fokus pemerintah ke depan harus diarahkan pada kebijakan struktural (structural reform policies) yang mencakup dua hal yakni pembangunan hard infrastructure dan penguatan soft infrastructure.

Hard infrastructure, kata dia, meliputi pembangunan infrastruktur seperti menurunkan biaya logistik, GDP, dan lain-lainnya. Sementara soft infrastructure kemudahan izin perusahaan. 


“Karena kalau kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, yang kita harus push itu investasinya, bukan konsumsinya. Kalau sekarang kan memang kita harus fokus ke konsumsi untuk memastikan momentum ekonominya masih solid,” kata Leo dalam bincang media, Jumat (24/10/2025). 

Leo menjelaskan saat ini konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi sekitar 54% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, untuk mengakselerasi pertumbuhan di atas 5%, investasi dinilai harus menjadi motor utama.