Menperin: Kontribusi AI terhadap PDB RI Diprediksi US$366 Miliar
Farid Nurhakim
24 October 2025 07:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) diperkirakan dapat memberikan kontribusi sekitar 10-18% terhadap produk domestik bruto (PDB) Asia Tenggara pada 2030. Dia pun mengatakan Indonesia memiliki potensi menjadi kontributor terbesar berdasarkan nilai di kawasan ASEAN ini.
Menurut laporan AT Kearney, beber Agus, potensi nilai ekonomi dari pemanfaatan AI dapat mencapai hingga sebesar US$366 miliar atau setara dengan Rp6.088 triliun (asumsi kurs Rp16.636/US$), atau 12% dari PDB nasional pada 2030 mendatang.
"Sementara itu ada studi dari institusi lain, menurut AT Kearney, penerapan AI di regional ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), ini akan memberikan kontribusi ekonomi yang luas, dengan potensi peningkatan PDB pada tahun 2030 sebesar US$950 miliar 13% dari rata-rata PDB negara-negara anggota ASEAN," jelas Agus di Jakarta pada Kamis (23/10/2025).
"Di antara manfaat ekonomi tersebut, Indonesia berpotensi menjadi kontributor nilai terbesar di Asia Tenggara yaitu sebesar US$366 miliar dolar atau 12% dari PDB nasional," iikuti oleh beberapa negara ASEAN lainnya seperti Thailand US$117 miliar atau sekitar Rp1.946 triliun, Malaysia US$115 miliar atau setara Rp1.912 triliun.
Pada baris selanjutnya ada Singapura US$110 miliar atau sekitar Rp1.829 triliun, Vietnam US$109 miliar atau setara dengan Rp1.812 triliun, serta Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Myanmar masing-masing US$41 miliar atau sekitar Rp681,8 triliun.































