Logo Bloomberg Technoz

Dia menjelaskan, Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi adalah program pertama dari paket stimulus ekonomi 8+4+5, yang diluncurkan tahun ini. Program tersebut diperkirakan akan dilanjutkan pada 2026 mendatang. 

Pada 2026, Pemerintah RI menargetkan bakal ada 100.000 peserta lagi untuk program magang itu. Sementara, tahun ini terdapat sekitar 100 ribu orang yang mengikuti program tersebut. 

"Jadi, 100.000 itu angka minimal, jadi kalo bisa ngegas lagi kita gas. Tapi ya 100.000, mudah-mudahan ini bisa terus menjadi program andalan dari Kementerian Tenaga Kerja," tutur Airlangga. 

Sebagai informasi, akhir pekan lalu pemerintah resmi menambah kuota program magang fresh graduate menjadi sekitar 100 ribu peserta. Dengan demikian, pemerintah menambahkan 80 ribu peserta dari yang sebelumnya berjumlah 20 ribu peserta.

“Iya, menjadi total 100.000. Ini kan bagian dari upaya kita, bagaimana kita berusaha untuk mencari jalan keluar dengan menciptakan lapangan pekerjaan dengan membuka kesempatan kepada adik-adik.” kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Ia juga menyebut bahwa dengan adanya penambahan kuota program magang tersebut maka pemerintah juga akan menambahkan anggaran untuk insentif ini.

“Akan kita jalankan di bulan depan. November [akan ada] tambahan [kuota] 80.000. [Anggarannya] kurang lebih Rp1,4 triliun.” kata dia.

Dengan demikian, pemerintah merogoh tambahan anggaran cukup besar untuk program ini karena sebelumnya pemerintah hanya menyiapkan anggaran Rp396 miliar untuk mendukung program magang nasional, dengan masing-masing Rp198 miliar pada 2025 dan 2026.

(ell)

No more pages