Airlangga Akui Kesenjangan antara Jumlah Lulusan dan Lowongan
Farid Nurhakim
20 October 2025 17:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui terdapat ketimpangan antara penawaran (supply) serta permintaan (demand) lulusan perguruan tinggi, dan sisi permintaan (demand side) pekerja di Indonesia.
Menurut dia, Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi atau program magang bagi lulusan baru (fresh graduate) diharapkan dapat menjembatani gap tersebut.
"Nah ini kita sadari karena memang ada kesenjangan antara supply dan demand lulusan perguruan tinggi dan demand side dari pekerja. Dan program ini diharapkan menjembatani kurang lebih sekitar 8 sampai 10% dari jumlah lulusan perguruan tinggi," kata Airlangga dalam acara "Pembukaan Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch 1" di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).
Dia menuturkan, biasanya para pekerja ini diisi oleh lulusan yang sudah memiliki pengalaman bekerja (secondary). Sedangkan yang baru lulus dari perguruan tinggi (primary) bakal ditanyakan pengalaman kerjanya.
"Nah inilah yang dijembatani dengan program magang dengan 6 bulan," ujar Airlangga.

































