Logo Bloomberg Technoz

Kecewa ke Pemerintah, Aliansi Ekonom Desak Prabowo Hentikan MBG

Sultan Ibnu Affan
29 September 2025 18:10

Pekerja merapihkan barang di Dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Kalibata, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja merapihkan barang di Dapur umum Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Kalibata, Jakarta, Rabu (16/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan ekonom yang tergabung dalam Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Permintaan itu dilakukan guna meminimalisir kejadian negatif belakangan ini.

Desakan ini juga disampaikan oleh sejumlah perwakilan AEI yang bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu di Jakarta hari ini, Senin (29/9/2025).

"Hal yang jelas, kami menyampaikan kekecewaan kami. Makanya kami menekankan mengapa perlu ada pemberhentian saat ini juga," ujar salah satu perwakilan AEI Lili Yan Ing kepada wartawan usai pertemuan tersebut.


Lili menjelaskan, terdapat sejumlah alasan yang mendasari permintaan pemberhentian dan desakan dari sebanyak 456 ekonom, profesional, akademisi, dan juga sebanyak 262 profesional bidang lainnnya.

Pertama, alokasi anggaran MBG yang terlalu besar dan tidak proporsional. Berdasarkan perhitungannya, yang juga Menyitir laporan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Lili menyoroti hanya 3,5 juta siswa yang menyatakan kekurangan pasokan makanan.