Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Guyur Rp78 M, Harga Jagung di Peternak jadi Rp5.500/Kg

Mis Fransiska Dewi
24 September 2025 13:20

Jagung di lahan pertanian. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Jagung di lahan pertanian. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mulai mengintervensi harga jagung di tingkat peternak dengan menyalurkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung sebanyak 52.400 ton dengan anggaran Rp78 miliar. Harga jual jagung yang dijual ke peternak menjadi Rp5.500 per kilogram. 

SPHP jagung distribusikan kepada 2.109 peternak di sentra-sentra unggas. Pasalnya, saat ini harga jagung di level peternak menyentuh Rp6.500-6.700/kilogram (kg) atau di atas harga acuan penjualan di konsumen (HAP) Rp5.800 per kg, situasi itu turut mengerek harga daging dan telur ayam di pasaran.

“Jagung ini ready stock, dibuatkan skema sedemikian rupa sehingga [harga] Rp5.500/kg itu petani bisa terima. Di situ ada komponen ongkos kirim, proses, dan lain-lain itu pemerintah yang tanggung, di Bulog. Itu pemerintah yang tanggung,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam konferensi pers, Rabu (24/9/2025). 


“Jadi enggak usah khawatir peternak mandiri, peternak rakyat ini menjadi prioritas sampai dengan akhir tahun ini.”

Arief menjelaskan pendistribusian sebanyak 52.400 ton tersebut berasal dari cadangan jagung pemerintah (CJP) milik Perum Bulog yang saat ini sebanyak 70.000 ton. Pendistribusian SPHP jagung dilakukan hingga awal Desember 2025.