Logo Bloomberg Technoz

Co-Working Space Pelatihan Ada di 6 Provinsi, Ini Lokasinya

Muhammad Fikri
24 September 2025 12:30

Ilustrasi pengunjung kafe memanfaatkan wifi gratis. (Envato/Wdnld)
Ilustrasi pengunjung kafe memanfaatkan wifi gratis. (Envato/Wdnld)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah memperluas penyediaan co-working space dan platform pendukung gig economy ke berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program stimulus ekonomi 2025. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja baru bagi lulusan muda.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung inisiatif yang diusung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dengan memanfaatkan anggaran yang dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur kreatif di ibu kota.

“Dengan dana yang dialokasikan, kami akan memanfaatkannya untuk pengembangan placemaking di Glodok, Kota Tua, dan Pasar Baru, serta revitalisasi pasar-pasar di Jakarta. Selain itu, dana juga akan digunakan untuk fasilitasi co-working space sekaligus ruang bagi pelaku gig economy. Dengan langkah ini, kami optimistis Jakarta dapat terus tumbuh dan berkembang lebih baik,” ujar Pramono dalam keterangannya, dikutip Rabu (24/9/2025).


Selain di DKI Jakarta, Kemenekraf juga akan mengaktivasi co-working space di sejumlah wilayah lain, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Riau yang merupakan daerah prioritas pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.

Program stimulus ekonomi 2025 juga mencakup program magang untuk 20 ribu fresh graduate, insentif PPh 21 DTP untuk sektor pariwisata dan padat karya, bantuan pangan, perlindungan JKK–JKM bagi pekerja transportasi online dan logistik, program perumahan pekerja, padat karya tunai, deregulasi perizinan, serta dukungan bagi gig economy.