Opsi Mandatori Biodiesel B45 Dikaji Lagi, Kebutuhannya 17 Juta Kl
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 September 2025 15:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan Indonesia kemungkinan membutuhkan produksi B45 sebanyak 17 juta kiloliter (kl) untuk peningkatan program mandatori biodiesel.
Saat ini, kata Yuliot, kebutuhan persis biodiesel B45 tersebut masih dikaji pemerintah. Begitu pula dengan kemungkinan implementasi B45 sebagai transisi sebelum menuju mandatori B50—yang awalnya ditargetkan pada 2026 — dari implementasi saat ini di tingkatan B40.
“Jadi, ini kita lagi melakukan assessment. Jadi, ini kan ketersediaan FAME-nya itu kalau B45 sekitar 17 juta kl, kalau untuk B50 sekitar 19 juta kl. Jadi dari assesssment ini ya kita melakukan pemetaan apakah itu bisa,” ujarnya ditemui seusai acara di JW Marriot, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2025).
Meski tengah mengkaji probabilitas penggunaan B45 sebagai transisi, Yuliot menegaskan pada prinsipnya Kementerian ESDM tetap mendorong agar mandatori B50 tetap bisa diimplementasikan sesuai rencana pada 2026.
Saat ini, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM juga tengah mengonsolidasikan rencana penerapan B50 tersebut agar penggunaan bahan bakar fosil bisa makin ditekan pada tahun depan.
































