Logo Bloomberg Technoz

“Ini bagian kita juga untuk pencapaian net zero emission,” kata Yuliot.

Bagaimanapun, Yuliot tidak menampik penaikan mandatori biodiesel—entah menjadi B45 maupun B50 — tetap akan membutuhkan tambahan investasi untuk memproduksi FAME berbasis minyak kelapa sawit dari ketersediaan saat ini sebanyak 15,6 juta kl.

“Ini merupakan bagian dari bagaimana kita memandatorikan untuk peningkatan biodiesel pada 2026. Dampaknya kalau kita lihat, penghematan devisa. Dari mandatori biodiesel untuk 2025 ini saja, kita menghemat devisa sekitar US$9,3 miliar atau setara Rp147,5 triliun,” ujarnya.

Dia juga mengklaim implementasi mandatori biodiesel tahun ini juga mengerek peningkatan nilai tambah industri kelapa sawit di dalam negeri menjadi sekitar Rp20,98 triliun dan menciptakan sekitar 2 juta lapangan pekerjaan baru.

Kapasitas Kilang

BMI, lengan riset Fitch Solutions bagian dari Fitch Group, menilai kapasitas kilang biofuel domestik dinilai masih terbatas untuk mengakomodasi peningkatan bauran CPO dalam biodiesel dari level B40 menjadi B50. 

Kapasitas kilang biofuel di Indonesia./dok. BMI

Tim analis BMI memproyeksikan kebutuhan solar bakal mencapai 40,9 juta kl pada 2026, atau naik 6,5% secara tahunan. Dengan demikian, porsi bauran CPO 50% bakal mengerek kebutuhan biodiesel mencapai 20,5 juta kl saat itu.

“Melampui kapasitas saat ini,” tulis tim analis BMI dalam laporan bertajuk Indonesia Biofuel Outlook —Ambitions of B50 in 2026 Unlikely to be Met, dilansir Senin (22/9/2025).

BMI menambahkan kapasitas pengolahan biodiesel domestik itu bakal tetap terbatas pada 2026 kendati tren konsumsi solar tumbuh lebih lambat dari perkiraan. Alasannya, kapasitas produksi biodiesel domestik saat ini baru mencapai 19,6 juta kl.

Dengan proyeksi permintaan solar sebesar 38,5 juta kl tahun ini, mandat B40 relatif masih terjangkau dengan kebutuhan biodiesel mencapai 15,4 juta kl.

Angka itu setara dengan pemanfaatan 78,6% kapasitas produksi biodiesel saat ini, kendati terdapat kenaikan konsumsi biodiesel domestik sebesar 6,1% dibandingkan dengan posisi 2024.

“Dengan asumsi proyeksi mengenai pertumbuhan konsumsi solar 6,5% pada 2026, kebutuhan solar jalan raya naik menjadi 40,9 miliar liter [40,9 juta kl], pencampuran 50% berarti kebutuhan biodiesel melonjak ke 20,5 miliar [20,5 juta kl],” tulis BMI

“Target B50 pada 2026 dinilai sulit tercapai tanpa tambahan kilang baru untuk memperbesar kapasitas domestik,” tulis BMI.

Pertumbuhan produksi CPO Indonesia untuk menopang program biodiesel./dok. BMI

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang menunda implementasi mandatori biodiesel B50, yang semula ditargetkan mulai pada 2026, dan menggantinya dengan B45.

Akan tetapi keputusan tersebut baru dapat ditentukan ketika uji coba atau road test biodiesel B50 telah dirampungkan. Dia memastikan kementerian sedang menjalankan uji coba tersebut dan sedang menunggu hasilnya.

“Kita sekarang sedang uji coba, sekarang kan B40 sudah berjalan, alhamdulillah bagus. Ke depan, kita akan dorong untuk di B50, tetapi sekarang kita lagi uji coba. Apakah B45 dulu baru B50, atau langsung? Nanti tunggu hasil uji cobanya,” kata Bahlil kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Jumat (12/9/2025).

Bahlil menyatakan uji coba B50 yang dilakukan telah memasuki tahap ketiga, tetapi dia belum bisa mengungkapkan kapan proses road test tersebut dirampungkan.

(wdh)

No more pages