Logo Bloomberg Technoz

Wacana Biodiesel B45: Lebih Bersahabat Buat Mesin Ketimbang B50?

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 September 2025 19:00

Beragam varian biodiesel./Bloomberg-Dimas Ardian
Beragam varian biodiesel./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar otomotif memandang biodiesel B45—campuran 45% olahan minyak kelapa sawit dengan 35% solar—akan lebih bersahabat untuk mesin kendaraan dan alat berat dibandingkan dengan B50; utamanya untuk mesin yang belum dioptimalkan untuk campuran biodiesel tinggi.

Akademisi sekaligus pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan mesin diesel pabrikan sebelum 2010 atau berstandar Euro-2 akan lebih aman menggunakan B45 daripada B50.

Hal tersebut terjadi karena proporsi olahan minyak kelapa sawit yang lebih rendah pada B45 mengurangi degradasi komponen seal karet dan injektor yang rentan terhadap sifat pelarut dan korosi pada B50.


“Dari perspektif kompatibilitas mesin, B45 dapat dianggap lebih unggul dibandingkan B50, khususnya untuk kendaraan yang belum dioptimalkan untuk campuran biodiesel tinggi,” kata Yannes ketika dihubungi, dikutip Sabtu (20/9/2025).

Biodiesel./Bloomberg-James MacDonald

Sementara itu, untuk mesin diesel modern yang berstandar Euro-4 atau lebih baru yang memang dirancang kompatibel dengan biodiesel hingga B30–B35, umumnya masih cukup aman digunakan untuk B45 tanpa membutuhkan modifikasi besar.