Sinergi Fiskal-Moneter Buka Jalan Ekonomi Ekspansif
Redaksi
18 September 2025 15:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Langkah berani pemerintah dan Bank Indonesia menyalakan kembali optimisme pasar. Dengan kebijakan fiskal dan moneter yang kini berjalan seirama, Indonesia memasuki babak baru yang disebut sebagai era ekonomi ekspansif.
Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia, Dr. David Sutyanto, CSA, menilai arah ini bisa memperpanjang fase pertumbuhan. Ia mengingatkan bahwa roda ekonomi selalu bergerak dalam pola siklus. “Ekonomi selalu bergerak dalam siklus dimana ada fase pertumbuhan atau ekspansi, mencapai puncak, kemudian melemah dalam kontraksi atau resesi, lalu bangkit kembali melalui pemulihan. Siklus ini tak bisa dihindari, tetapi bisa dikelola agar fase ekspansi bertahan lebih lama dan resesi terjadi lebih singkat,” kata David.
Dari Tekanan Menuju Perubahan
Sejumlah data sempat menimbulkan keraguan. Penerimaan pajak turun, Purchasing Managers Index manufaktur beberapa kali terkontraksi, dan investor asing melepas saham-saham domestik. Kredit perbankan yang hanya tumbuh 7,7 persen pada pertengahan 2025 juga di bawah ekspektasi.
“Sejak akhir tahun lalu, banyak narasi yang pesimis menyebut bahwa ekonomi Indonesia akan menghadapi tantangan besar pada 2025. Data yang muncul memang memberi alasan untuk khawatir,” ujarnya. Namun, David menekankan bahwa situasi tidak berhenti di sana. “Namun, roda ekonomi tak pernah benar-benar terhenti. Justru disaat tekanan ini, arah kebijakan mulai bergeser. Situasi mulai berubah secara cepat dalam beberapa waktu terakhir. Kunci dari perubahan arah ini adalah koordinasi yang semakin erat antara kebijakan fiskal dan moneter.”































