Pakar Jelaskan Risiko Sembarangan Sentuh Bayi Saat Lebaran
Recha Tiara Dermawan
16 March 2026 17:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mengurangi kebiasaan menyentuh bayi saat momen silaturahmi Lebaran guna menekan risiko penularan penyakit, khususnya campak.
Imbauan tersebut muncul di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur dan masih ditemukannya kasus campak di sejumlah wilayah.
Menanggapi imbauan tersebut, epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menilai langkah tersebut merupakan strategi pencegahan berbasis manajemen risiko untuk menekan penularan penyakit infeksi pada kelompok rentan.
“Himbauan ini sebenarnya adalah strategi pencegahan berbasis pencegahan manajemen risiko untuk penularan penyakit infeksi terutama penyakit yang sangat mudah menular saat ini pada anak yang sedang mewabah, yaitu campak, serta infeksi saluran pernapasan lainnya,” kata Dicky, dikutip Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan periode Lebaran identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat serta intensitas interaksi sosial, seperti kunjungan keluarga, berjabat tangan, hingga kontak fisik dengan bayi dan kelompok rentan lainnya.































