Logo Bloomberg Technoz

Tahun ini, MH Thamrin menerapkan kebijakan moneter yang cenderung longgar. Dalam setahun terakhir, BI Rate sudah turun 150 basis poin (bps) sejak September 2024.

Tamara Mast Henderson, Ekonom Bloomberg Intelligence, menjadi salah satu pihak yang memperkirakan BI Rate bertahan di 5% bulan ini. Stabilitas nilai tukar rupiah akan menjadi pertimbangan utama.

“BI kemungkinan akan menahan suku bunga acuan di 5%. Ini dilakukan untuk mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah setelah pergantian posisi Menteri Keuangan,” sebut Henderson.

Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian personel Kabinet Merah Putih pada 8 September lalu. Salah satu posisi yang berubah adalah Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati menjadi Purbaya Yudhi Sadewa.

Pada 8 September, rupiah menutup perdagangan pasar spot di posisi Rp 16.304/US$. Kemarin, rupiah finis di posisi Rp 16.410/US$.

Jadi, rupiah masih membukukan pelemahan 0,65% sejak Sri Mulyani meninggalkan Lapangan Banteng.

(lav)

No more pages